Soal Bonus yang Belum Dibayar , Ini Jawaban CEO dan Manajer Tim Kalteng Putra

 Kamis, Tanggal 13-09-2018, jam 09:20:23
Para penggawa Kalteng Putra berfoto bersama sebelum menghadapi Madura FC di Stadion Tuah Pahoe, belum lama ini.

PALANGKA RAYA- Capaian Kalteng Putra dalam mengarungi Liga 2  musim 2018 bisa dibilang positif. Publik Kalteng pun boleh berbangga, karena saat ini, Laskar Isen Mulang berada di peringkat dua klasemen sementara Grup Timur dengan 29 poin. Posisi ini membuka peluang untuk naik kasta tertinggi, yaitu ke Liga 1.

Namun buah hasil di lapangan itu berbanding terbalik dengan apa yang diterima pemain. Keterlambatan pembayaran bonus pertandingan mulai merisaukan para pemain. Mengganggu konsentrasi dan semangat ketika di lapangan. Jangan heran, jika dua pertandingan terakhir, permainan Taufiq Kasrun dan kawan-kawan kurang gereget, meski main di depan publik sendiri.

Pelatih Kalteng Putra, Kas Hartadi pun buka suara. Pelatih berusia 48 tahun itu menyebut bonus kemenangan di lima pertandingan belum terbayarkan oleh manajemen. Yakni, melawan Persiwa Wamena 27 Juli lalu, dua pertandingan melawan Persigo Semeru, PSMP Mojokerto Putra dan Madura FC. Lima pertandingan itu yang berbuah kemenangan.

Belum diketahui apa alasan manajemen tidak memberikan bonus pertandingan. Sebagai klub profesional yang berjuang untuk naik ke Liga 1, tentu sangat mengganggu. “Bonus belum cair. Sangat disayangkan, karena pemain sudah memberikan yang terbaik di lapangan,” ujarnya kepada Kalteng Pos, Rabu (12/9).

Pelatih yang memberi nama anak ketiganya Franz Beckenbauer itu tak menampik, apa yang terjadi saat ini sangat mengganggu psikis pemain. Pelatih yang pernah menukangi Sriwijaya FC itu tak mengelak, jika permainan anak asuhnya belum menunjukkan performa yang menggairahkan di dua partai kandang terakhir. Kurang gereget.  

Terkait profesionalisme sebagai pelatih, Kas Hartadi tak diragukan. Tentu masih teringat jelas, ketika Kalteng Putra menutup asa Persis Solo lolos ke Liga 1. Di mana, Solo merupakan kota kelahiran pria yang sudah dikaruniai tiga anak itu. “Saya akui itu (kurang gereget, red). Saya sebagai pelatih selalu bersikap profesional. Menjaga performa pemain. Memberi motivasi tinggi untuk menang. Itu kami buktikan,” tegasnya.

Terkait belum adanya kepastian bonus, dijawab langsung Manajer Kalteng Putra Rahmat N. Hamka saat dikonfirmasi Kalteng Pos, kemarin. Rahmat mengakui, sebagian bonus pertandingan sudah diserahkan. “Sudah kita cairkan, meskipun sebagiannya masih menunggu dalam tahap pengaturan budget  bonus, dan saya rasa itu tidak ada masalah,” kata pria yang juga merupakan anggota DPR RI asal Kalteng itu, Rabu (12/9).

Berkaitan dengan pemyerahan bonus laga dan lainya, Ramat mengatakan, tidak ada masalah. Karena ada beberapa proses yang dilalui sehingga membutuhkan waktu. “Bisa ditanyakan langsung pemain, supaya jelas mengenai sebagian yang sudah dibayar. Pada intinya tidak ada unsur sepihak dari manajemen, karena ini menunggu waktu saja, kan sudah beberapa yang sudah dibayar. Tinggal menunggu sebagian lagi,” ungkapnya.

Sementara itu menurut CEO Kalteng Putra, H. Agustiar Sabran, kepada media mengatakan, tidak ada masalah  disesuaikan dengan waku dan tanggalnya. “Tentunya Masalah bonus sudah pastilah dan tidak mungkin kita menunda-nunda,” kata H. Agustiar Sabran .(ram/ena/ens)

Berita Terkait