Senin, 12-02-2018 jam, 10:59:41

Pasar Bonih Nyaji Berdampak Perekonomian Masyarakat

Pasar Bonih Nyaji Berdampak Perekonomian Masyarakat
Suasana Pasar Bonih Nyaji yang ada di Desa Melata Kecamatan Menthobi Raya, Minggu (11/2). //GALIH/KALTENG POS

NANGA BULIK Roda perekonomian di Kecamatan Menthobi Raya akan semakin berkembang dan maju, khususnya dalam transaksi jual beli. Karena dengan dilakukan pembukaan perdana Pasar Bonih Nyaji di Desa Menthobi Raya Kecamatan Mentoby Raya, Minggu (11/2).  Camat Menthobi Raya, Aprimeno Sabday mengatakan, pengoperasian pasar ini sesuai dengan target pihaknya dan diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat. Apalagi sebelumnya kondisi pasar sudah dibersihkan hasil gotong royong dari kecamatan dan desa. “Dengan beroperasinya Pasar Bonih Nyaji ini, tentunya akan membawa dampak baik dalam perekonomian masyarakat,” ucap Aprimeno, kemarin.  

Aprimeno mengungkapkan, sedikit nya ada 18 Lapak yang disediakan Pemerintah Kecamatan Menthobi Raya dan dapat digunakan masyarakat, khususnya pedagang. Sehingga memberikan fasilitas kepada para pedagang yang ada di Kecamatan Menthobi Raya. “Hal ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada dunia usaha agar terus berkembang,” jelasnya.

Pembukaan ini, kata Aprimeno dilakukan untuk meningkatkan perputaran perekonomian masyarakat dan mudah-mudahan langkah awal ini tidak berhenti. Selain itu pasar ini akan dilaksanakan sementara tidak setiap harinya.  “Awal akan dioperasikan seminggu atau sebulan sekali untuk masa perkenalan kepada masyarakat. Sehingga kedepan diharapkan pasar ini menjadi pusat perputaran perekonomian masyarakat,” tegasnya.

Nama Bonih Nyaji diambil dengan maksud dapat memiliki dan menjadi cikal bakal kesuksesan ekonomi kemasyarakatan. Apalagi ini pertama kalinya ada di Menthobi Raya dengan sarana prasarana yang baik dan terus ditambah.  “Ke depan pasar ini akan ditambahkan fasilitas penunjang, seperti WC umum dan fasilitas lainnya,” tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Lamandau melalui Dinas Perindagkop telah menyerahkan pengelolaan pasar tersebut kepada pihak kecamatan. Sehingga pihak kecamatan langsung melakukan pembersihan lokasi pasar desa yang sebentar lagi akan di operasikan sebagai pasar mingguan. “Untuk memulai, kita coba pasar mingguan terlebih dahulu. Sehingga pedagang bisa berjualan seminggu sekali dan warga juga bisa berbelanja dengan nyaman,” kata Kepala Dinas Perindustrian Pedagangan dan Usaha Kecil Menengah Lamandau, Tuty.

Pihak kecamatan mulai beroperasi Bulan Februari Tahun 2018 dan keberadaan pasar desa akan jadi penopang bagi roda perekonomian. "Berharap keberadaan pasar ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan sebagai wadah memasarkan produk unggulan daerah," pungkasnya. (alh/ala/dar)