Rabu, 14-02-2018 jam, 06:47:27

Penempatan ASN Belum Merata

Penempatan ASN Belum Merata
Marinus Apau
BKPSDM Harapkan Semua Pegawai Siap Ditempatkan di Pedalaman

NANGA BULIK–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan menata penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga pendidik dan kesehatan. Makanya dalam penerimaan ASN nanti akan dipastikan khusus penempatan di pedalaman. Menurut Kepala BKPSDM Lamandau, Marinus Apau penataan tersebut untuk pemerataan ASN yang ada di Bumi Bahaum Bakuba, karena selama ini masih belum merata. Sehingga semua desa ada penempatan untuk tenaga pendidik dan kesehatan.

“Kita sedang menyusun untuk pemerataan ASN dan mudahan Tahun 2018 ini diterapkan,” kata Marinus Apau, kemarin.

Apau menambahkan, tidak meratanya sebaran ASN ini sudah dibahas dan sesuai arahan Bupati Lamandau Ir Marukan, agar disusun penempatannya. Sebab ada daerah yang jumlah ASN lebih banyak dari daerah lainnya atau ada penumpukan. “Kita harapkan untuk ASN siap ditempatkan di mana saja dan juga calon ASN nanti akan ada surat pernyataannya,” ucapnya.

Hal tersebut, kata Apau untuk menghindari adanya ASN yang menolak untuk ditempatkan dipedalaman, makanya formasi yang disampaikan juga khusus tenaga pendidik dan kesehatan penempatan di pedalaman. “Contohnya ada guru mengundurkan diri karena bertugas di pedalaman dan ini tidak boleh terjadi lagi. Kalau memang tidak mau ditempat di pedalaman dan mundur, maka pasti akan disetujui,” tegasnya.

Kabupaten Lamandau memang selain penempatan tidak merata, ternyata jumlah ASN juga masih kurang, terutama tenaga pendidik dan kesehatan. Sehingga adanya kebijakan pusat penerimaan ASN maka disikapi dengan mengusulkan. “Kita berharap semua pelayanan untuk ASN dapat berjalan baik di Kabupaten Lamandau ini,” ucapnya lagi.

Pemkab Lamandau sudah mengusulkan kepada pusat, yakni melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) untuk penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018. “Kita usulkan 400 CPNS baru, namun kepastian jumlahnya akan diputuskan oleh pusat,” pungkas Marinus Apau.

 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamandau, Dr Meigo mengakui belum meratanya penempatan guru atau tenaga pendidik di Kabupaten Lamandau. Pihaknya sudah mengusulkan kepada BKPSDM untuk dilakukan penyusunan ulang. “Kita usulkan menata ulang penempatan guru dan penerimaan guru baru, karena memang sangat dibutuhkan,” jelas Meigo.

Kurangnya guru, ungkap Meigo karena jumlahnya memang belum ideal ditambah lagi ada yang pensiun. Apalagi selama tiga tahun tidak ada penerimaan ASN, khususnya guru di Lamandau. (alh/ala/dar)