Senin, 12-02-2018 jam, 06:16:03

Sayangi Anak - Istri Sebelum Dipenjara

Sayangi Anak - Istri Sebelum Dipenjara
BEDI DAHABAN
Panwas Warning ASN dan Awasi Medsos

NANGA BULIK - Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lamandau Tahun 2018 sudah dimulai dan pihak yang dilarang berpolitik dapat mematuhi. Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Lamandau mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat politik. "Terkait ASN dan semua pihak yang dilarang, jangan sekali kali terlibat politik. Pidana siap menanti, jadi sayangi anak istri sebelum di penjara," tegas Ketua Panwas Lamandau Bedi Dahaban, Senin (12/2).

Bedi menambahkan, pengawasan akan dilakukan terhadap ASN dengan awasi di tim kampanye dan saat kampanye, selain itu awasi di akun-akun. Karena aturan sudah jelas ASN dilarang berpolitik. "Sekali lagi jangan coba-coba berpolitik," tegasnya lagi.

Sementara terkait pengawasan di Media Sosial (Medsos) akan diawasi konteksnya dan medsos harus terdaftar di KPU Lamandau. "Ingat dilarang sebarkan hoax, isu SARA dan ujaran kebencian," ucapnya.

Besi berharap pelaksanaan dan proses pesta demokrasi berjalan baik, sehingga tidak ada yang melanggar. "Kita bisa contoh untuk daerah lain dimana melaksanakan pemilihan dengan lancar," tutupnya. (alh/dar)