Selasa, 13-02-2018 jam, 10:15:20

Proyek Rujab Ketua DPRD Miliaran Rupiah Terkesan Mubazir

Proyek Rujab Ketua DPRD Miliaran Rupiah Terkesan Mubazir
Bangunan Rujab Ketua DPRD Lamandau dalam proses pembangunan di Jalan Bukit Hibul Utara seputaran Bundaran Rusa, kemarin (12/2). //GALIH/KALTENG POS


NANGA BULIK–Proyek pembangunan rumah jabatan (Rujab) Ketua DPRD Lamandau, mendapat sorotan dan kritikan tajam dari masyarakat. Proyek yang bernilai miliaran rupiah tersebut terkesan mubazir.  Salah satu masyarakat Lamandau, Ujang Maharani menilai pembangunan Rujab Ketua DPRD Lamandau tidak harus dilakukan, karena bangunan yang lama sebenarnya masih layak huni. Sehingga itu yang sempat diprotes pihaknya ketika bangunan lama dirobohkan secara total.

“Harusnya direnovasi malah dirobohkan bersih dan dibangun baru. Apalagi belum lama di belakang bangunan rumah pernah ada bangunan pendopo baru, juga ikut dimusnahkan,” ungkapnya.

Ujang menilai pembangunan rujab Ketua DPRD tersebut terkesan mubazir, hanya berorientasi proyek, tidak berasaskan penghematan anggaran. Padahal masih banyak saran lain lebih dibutuhkan masyarakat, misalnya akses jalan juga jembatan.  “Jangan sampai membangun terus tidak bermanfaat, kan kasihan masyarakat yang lebih membutuhkan dari dana negara tersebut,” tegasnya.

Pembangunan rujab terus dilanjutkan di Tahun 2018, meskipun awal pembangunan mendapat sorotan. Bahkan Tahun 2018 merupakan tahun ketiga dianggarkan untuk penyelesaian bangunan yang ada di Jalan Bukit Hibul Utara seputaran Bundaran Rusa ini.  "Total anggarannya Rp1,5 miliar mulai dianggarkan 2016 hingga 2018 dari APBD Kabupaten Lamandau," kata Sekretaris DPRD Lamandau, Yuano kepada Kalteng Pos, Senin (12/2).

 

Yuano mengakui, dana tersebut dianggarkan dengan rincian, 2016 senilai Rp462 juta untuk mulai bangunan baru dan membangun fondasi, lanjutan 2017 sebesar Rp600 juta untuk dinding dengan atap bangunan dan 2018 dianggarkan Rp500 juta untuk penyelesaian.  “Tahun ini diperkirakan penyelesaian bangunan dan juga penataan taman,” jelas Yuano.

 

Sejak dilantik Tahun 2014 Ketua DPRD Lamandau Tomy Hermal Ibrahim tidak pernah menempati Rujab tersebut dan tinggal di rumah pribadinya. Apalagi 2016 Rujab DPRD tersebut dirobohkan dan dibangun kembali. “Ini memang sudah direncanakan pembangunan sebelum saya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Lamandau dan tentunya diharapkan segera selesai, agar dapat ditempati,” tegas Yuano. (alh/ala/dar