Sabtu, Tanggal 14-04-2018, jam 05:53:37

Nah Lho, Pasangan di Bawah Umur Ini Diamankan Warga di Pelabuhan

Nah Lho, Pasangan di Bawah Umur Ini Diamankan Warga di Pelabuhan
Pelajar berinisial D dan A diamankan di Kantor Satpol PP Kabupaten Lamandau, Kamis malam (12/4). (SATPOL PP FOR KALTENG POS)

NANGA BULIK-Ulah dua orang pelajar di Kabupaten Lamandau ini tidak patut dicontoh. Mereka berduaan hingga tengah malam di Pelabuhan Batu Bisa, Kota Nanga Bulik, Lamandau. Diduga akan berbuat mesum, pelajar berinisial D dan A itu diamankan warga, Kamis malam (12/4).  Muda-mudi itu kemudian diserahkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk diproses lebih lanjut.

Meski tidak ada sanksi akibat malam Jumat berduaan hingga pukul 22.00 WIB, keduanya harus menahan malu karena dijemput orang tuanya di kantor Satpol PP.  “Karena keduanya juga masih di bawah umur, sehingga proses pembinaan diterapkan agar tidak mengulangi lagi. Kami juga memanggil orang tua mereka masing-masing,” ungkap Kepala Satpol PP Lamandau Triadi, Jumat (13/4).

Lantaran masih di bawah umur, kedua pelajar itu dikembalikan kepada orang tuanya. Justru menurutnya, orang tua yang dianggap lengah mengawasi anak-anaknya hingga masih berkeluyuran hingga tengah malam. “Ini pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dalam mengawasi anak-anak. Jangan sampai melakukan perbuatan negatif,” beber mantan kepala Badan Pemerintahan Sekretariat Daerah Lamandau ini.

Apa yang dilakukan kedua pelajar ini, ungkap Triadi, merupakan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum. Sebab, sudah meresahkan masyarakat. Tetapi, keduanya tidak diberikan sanksi hukuman karena masih di bawah umur. “Ini jadi atensi ke depannya, agar tidak ada lagi anak-anak yang berkeliaraan di tempat sepi siang maupun malam hari,” tegasnya.

Atas kejadian ini, pihaknya menggelar patroli di kawasan rawan dan penindakan dalam menegakkan perda pemerintah setempat. Sehingga tidak ada yang melanggar dan keamanan serta ketertiban masyarakat bisa terjaga. “Target kami untuk patroli terkait perda ketertiban umum, miras, hiburan malam, serta Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” ucap Triadi.

Sementara itu, PTI Satpol PP Kabupaten Lamandau Marjoni menegaskan, saat diamankan warga, Kamis malam (12/4) sekitar pukul 22.00 WIB, keduanya disangka berpacaran di Pelabuhan Batu Bisa, Kota Nanga Bulik.  “Kami berikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga anak-anaknya. Perilaku seperti ini kurang baik dan tidak sewajarnya,” jelas Marjoni. (alh/ce/abe/CTK)



BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 21 Apr 18


Jum`at, 20-04-2018 : 10:24:35
Junjung Tinggi Toleransi

PALANGKA RAYA-Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko menginisiasi Apel Akbar Kebangsaan dalam rangka HUT ke-38 Integrasi Agama Hindu Kaharingan. Pelaksanaan sendiri berjalan meriah dengan dihadiri ratusan orang di Bundaran Besar, kemarin (19/4).

Kegiatan itu untuk pertama kali dilaksanakan di Kalteng. Terkait hal itu, Umat Hindu Kaharingan sangat bangga dan berterima kasih kepada ... Read More

Jum`at, 20-04-2018 : 10:02:51
Disperindagkop Digeledah, Laptop dan Sejumlah Berkas Dibawa

PULANG PISAU- Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Pulang Pisau (Pulpis) digeledah penyidik kepolisian. Sejumlah petugas menggeledah beberapa ruangan, membawa laptop dan sejumlah berkas, Kamis siang (19/4).  Informasi dihimpun Kalteng Pos di lapangan, penggeledahan itu terkait dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan pasar di ... Read More