Selasa, Tanggal 17-04-2018, jam 09:37:35

Kades se Kotim Kebingungan, Dana ADD Menghilang?

Kades se Kotim Kebingungan, Dana ADD Menghilang?
Ilustrasi

SAMPIT-Kepala desa (kades) se Kabupaten Kotawaringin Timur dibuat kebingungan. Sebab hingga saat ini Anggaran Dana Desa (ADD) tahap I yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kotawaringin Timur, belum kunjung masuk ke rekening desa.

Kebingungan para kepala desa itu semakin menjadi, lantaran pihak bank menyatakan belum sama sekali menginput anggaran tersebut. Padahal Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kotawaringin Timur mengaku sudah mentransfer dana itu ke rekening kas masing-masing desa.

“Sampai sekarang ini, ADD belum masuk ke kas rekening desa. Saat kami konfirmasi ke pihak bank, kata tellernya belum sama sekali menginput dana tersebut, padahal kata DPKAD dananya sudah ditransfer,” terang Kepala Urusan (Kaur) Pemerintahan Desa Sungai Paring, Sudirman, saat dikonfirmasi pada waktu mengecek dana tersebut, Senin (16/4).

Menurut Sudirman, belum cairnya anggaran dana desa yang masuk ke kas desa, membuat kepala desa, perangkat, dan RT RW se Kabupaten Kotawaringin Timur belum menerima gaji selama empat bulan terhitung sejak Januari hingga April 2018.

“Saya kira desa kami saja yang lambat ditransfer, tapi setelah dikonfirmasi ke desa lainnya, ternyata semuanya sama, dana tersebut belum juga masuk  ke rekening kas desa,” beber Sudirman.

Sementara itu, Kepala DPKAD Kotim, Kusdinata saat dikonfirmasi mengaku bahwa Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2018 sudah dicairkan dan sudah ditransfer ke rekening kas masing-masing desa.

Adapun total ADD tahun 2018 yang dicairkan sebanyak Rp 27 miliar.

“Kalau ADD bersumber dari APBD Kotim sudah kita cairkan. Sementara untuk dana desa bersumber dari pusat sudah diterima pihaknya, tapi belum  ditransfer  ke rekening kas desa oleh menunggu petunjuk dari Dinas DPMD,” terang Kusdinata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) saat dikonfirmasi terkait tidak adanya ADD masuk ke rekening kas desa, belum mendapat jawaban.

Terpisah, Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli saat diminta keterangan terkait hal itu menyatakan, jika saat ini pihaknya sedang menggelar rapat masalah tersebut. “Sekarang kami sedang rapat membahas hal itu,” jelasnya dengan singkat. (sli)



BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 21 Apr 18


Jum`at, 20-04-2018 : 02:58:38
Produk Lokal Harus Diperhatikan

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen memerhatikan hasil kebun dan pertanian masyarakat lokal. Sebab, komoditas lokal bisa menjadi salah satu sektor penghasil pendapatan untuk daerah bila dikelola secara baik.

“Tentu saja kami punya komitmen terhadap produk lokal. Apalagi bila hal ini benar-benar dikelola dengan baik, tentu dapat membantu kesejahteraan ... Read More

Jum`at, 20-04-2018 : 12:23:46
Diskominfo Pelajari Tarif Retribusi Menara

MUARA TEWEH-Dinas Kominfosandi Batara melakukan studi tiru tata cara pemungutan retribusi pengendalian dan pengawasan menara telekomunikasi, ke Diskominfo Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (18/4).

Dalam studing tiru tersebut, Diskominfosandi Batara mempelajari masalah regulasi perhitungan tarif retribusi menara telekomunikasi, sebagai salah satu upaya pen ... Read More