Selasa, Tanggal 17-04-2018, jam 09:59:06

Usai Makan Nasi Bungkus, Ini yang Dialami Korban

Usai Makan Nasi Bungkus, Ini yang Dialami Korban
Korban keracunan makanan terbaring lemah. Mereka pun ditangani dan tetap dipantau oleh tim medis.(BADAR/KALTENG POS)

PULANG PISAU- Insiden keracunan makana yang menyebabkan ratusan warga menjadi korban di Desa Garantung, Kecamatan Maliku sejak Minggu sore (15/4) hingga Senin (16/4) sungguh sangat mengejutkan dan bikin heboh. Kejadian tersebut dialami warga usai menyantap makanan nasi bungkus saat menghadiri kampanye salah satu pasangan calon (paslon).

Trinia (22) seorang warga Desa Garantung yang juga menjadi salah satu korban keracunan tersebut mengungkapkan, saat itu dia makan nasi bungkus yang didapat saat kampanye tersebut pada malam hari. Kebetulan beberapa anggota keluarganya juga memakan nasi bungkus tersebut.  "Ikannya telor mas. Sama ada sayur urap," kata Trinia. 

Dia menyebutkan, selang beberapa jam usai mengonsumsi nasi bungkus tersebut, kepalanya terasa pusing, disusul mual-mual dan perut terasa sakit. "Akhirnya saya muntah beberapa kali. Bahkan, saya juga BAB terus-menerus. Bahkan, kami di keluarga itu bergantian keluar masuk kamar kecil," akuinya. 

Adit (10), salah satu korban keracunan tersebut juga mengaku perutnya terasa sakit setelah mengonsumsi nasi bungkus tersebut. "Perutnya sakit. Mau berak terus," keluh Adit. 

Informasi yang dihimpun Kalteng Pos (Grup Kalteng Pos Online) kemarin, nasi bungkus itu didapat warga saat kampanye paslon bupati dan wabup Pulpis, H Idham Amur dan H Ahmad Jayadikarta, Minggu sore (15/4) di Desa Garantung, Kecamatan Maliku. Diduga, usai mengonsumsi nasi bungkus tersebut, warga mengalami pusing, mual, muntah hingga merasa ingin terus buang air besar. (bad/ce/ens/CTK/dar)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 22 Jul 18


Minggu, 22-07-2018 : 09:14:50
Upaya Melestarikan Budaya Melalui Festival Kampung Buntoi (3/Habis)

Kecintaan Didik Hadiprayitno atau Didik Nini Thowok terhadap dunia tari, mendorong rasa keingintahuannya terhadap kesenian dari negara lain. Siapa kira, diusianya yang sudah 64 tahun itu, Didik sud ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 09:06:36
Menurut Pengamat Politik, Sosok dan Warna Partai Ini yang akan Mendominasi di Pileg 2019

PALANGKA RAYA-  Pengamat politik Kalteng Jhon Retei Alfrisandi menilai, pileg 2014 akan menghasilkan komposisi caleg yang ada di tingkat provinsi tidak banyak bergeser. Masyarakat Kalteng tren ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 08:49:26
HASIL VERIFIKASI ! BANYAK BAKAL CALON LEGISLATIF BELUM MEMENUHI SYARAT

PALANGKA RAYA-Fenomena pemilihan umum anggota legislatif bakal berubah. Banyak politisi muda alias pendatang baru yang ikut bersaing merebutkan kursi wakil rakyat. Banyak politisi senior juga kemba ... Read More

Sabtu, 21-07-2018 : 11:33:37
Jangan Jadikan Rumah Ibadah Tempat Menebar Kebencian

Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq berharap tidak ada oknum yang menggunakan tempat ibadah untuk menyebarkan ujaran kebencian.

“Kalau benar, ini menjadi semacam peringatan ... Read More