Selasa, Tanggal 17-04-2018, jam 10:04:08

Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT

Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas Dijaga Ketat Polisi
Kanit Provos dan Bendahara Terjaring OTT
Aparat dari Polres Kapuas mengamankan lokasi dugaan OTT di Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas, Senin malam (16/4). (DODI/KALTENG POS)

KUALA KAPUAS- Dua aparatur sipil negara (ASN) di Kapuas diamankan polisi, Senin sore (16/4). ASN yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Kapuas itu, diduga terkait tindak pidana korupsi pemotongan pembayaran honorarium tenaga kontrak pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kapuas.

Oknum ASN berstatus pegawai negeri sipil (PNS) itu bertugas di Satpol PP dan Damkar Kapuas. Keduanya berinisial TP (42) dengan jabatan sebagai Kanit Provos Satpol, dan ES (42) sebagai bendahara pengeluaran. Selain dua oknum itu, polisi juga mengamankan barang bukti uang Rp25 juta.

Kapolres Kapuas AKBP Sachroni Anwar melalui Kanit Tipikor Ipda Siswanto membenarkan, pihaknya telah mengamankan oknum Satpol PP melalui operasi tangkap tangan. "Ya, benar. Tapi nanti dulu, dikarenakan masih dalam proses lidik," singkatnya saat berbincang dengan wartawan di halaman Kantor Satpol PP dan Damkar Kapuas, Senin malam (16/4).

Sementara itu, Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas Yunabut, membenarkan ada oknum pegawainya yang diamankan Unit Tipikor Polres Kapuas. Namun, dia mengaku belum tahu penyebabnya. "Ya, ada satu orang oknum diduga pegawai kami yang diamankan kepolisian. Namun pada saat itu saya sudah tidak berada di kantor," kata Yunabut saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, tadi malam.

Dia juga menambahkan, ketika pihaknya ingin berkunjung dan menjenguk pegawainya yang diduga menjabat sebagai bendahara tersebut, masih belum bisa. "Mengenai jumlah berapa orang yang diamankan, saya belum mengetahuinya secara pasti. Karena tadi belum bisa menjenguknya," akuinya.

Setelah OTT tersebut, Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas dijaga ketat polisi. Bahkan sejumlah personel, keluar masuk ruangan bendaharawan. (*kia/ce/ens)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 22 Jul 18


Minggu, 22-07-2018 : 09:14:50
Upaya Melestarikan Budaya Melalui Festival Kampung Buntoi (3/Habis)

Kecintaan Didik Hadiprayitno atau Didik Nini Thowok terhadap dunia tari, mendorong rasa keingintahuannya terhadap kesenian dari negara lain. Siapa kira, diusianya yang sudah 64 tahun itu, Didik sud ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 09:06:36
Menurut Pengamat Politik, Sosok dan Warna Partai Ini yang akan Mendominasi di Pileg 2019

PALANGKA RAYA-  Pengamat politik Kalteng Jhon Retei Alfrisandi menilai, pileg 2014 akan menghasilkan komposisi caleg yang ada di tingkat provinsi tidak banyak bergeser. Masyarakat Kalteng tren ... Read More

Minggu, 22-07-2018 : 08:49:26
HASIL VERIFIKASI ! BANYAK BAKAL CALON LEGISLATIF BELUM MEMENUHI SYARAT

PALANGKA RAYA-Fenomena pemilihan umum anggota legislatif bakal berubah. Banyak politisi muda alias pendatang baru yang ikut bersaing merebutkan kursi wakil rakyat. Banyak politisi senior juga kemba ... Read More

Sabtu, 21-07-2018 : 11:33:37
Jangan Jadikan Rumah Ibadah Tempat Menebar Kebencian

Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Maman Imanulhaq berharap tidak ada oknum yang menggunakan tempat ibadah untuk menyebarkan ujaran kebencian.

“Kalau benar, ini menjadi semacam peringatan ... Read More