Jum`at, Tanggal 20-04-2018, jam 02:58:38

Produk Lokal Harus Diperhatikan

Produk Lokal Harus Diperhatikan
Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran (peci hitam) dan istrinya Yulistra Ivo Azhari melihat-lihat bahan-bahan pokok yang dijual di stan bazar di Flamboyan Bawah, Rabu (18/4).(NIZAR/ KALTENG POS)

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen memerhatikan hasil kebun dan pertanian masyarakat lokal. Sebab, komoditas lokal bisa menjadi salah satu sektor penghasil pendapatan untuk daerah bila dikelola secara baik.

“Tentu saja kami punya komitmen terhadap produk lokal. Apalagi bila hal ini benar-benar dikelola dengan baik, tentu dapat membantu kesejahteraan masyarakat,” ucap Sugianto Sabran usai mengunjungi stan bazar di Flamboyan Bawah, Rabu (19/4).

Dia mengungkapkan, masalah produk lokal seperti hasil pertanian dan perkebunan memang masih belum ditangani secara lebih maksimal. Untuk itu, produk lokal hasil perkebunan dan pertanian harus diperhatikan bersama.

“Selama ini masih belum tertangani dengan baik. Ini juga memerlukan pendanaan yang besar. Perlu ada dana dan keseriusan. Ada dana tapi tidak serius tidak bisa juga. Ini juga tergantung keseriusan dorongan dari dinas teknis terkait dari tingkat provinsi hingga kabupaten,” tukas suami dari Yulistra Ivo Azhari ini.

Dia meminta dinas terkait agar terus mendukung dan memfasilitasi produk yang dihasilkan petani. Dengan begitu petani akan bersemangat menanam dan memanen.

“Produk lokal ini menjadi salah satu komoditas yang bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pajak daerah,” ujar adik kandung Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran ini.

Dalam kesempatan melihat-lihat bazar itu, gubernur yang ditemani istrinya memantau sembako dan bertanya-tanya kepada penjaga stan terkait harga beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan lain-lain.

Pada kesempatan itu dia menyampaikan kepada pihak Bulog yang juga turut mendampingi agar lebih memprioritaskan hasil pertanian dan perkebunan Kalteng untuk diserap dan diberdayakan.

“Harus diusahakan dari daerah sendiri. Kalau didatangkan dari luar daerah terus, nanti tidak ada semangat di tingkat daerah untuk hilirisasi,” katanya. (uni/uyi)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 16 Aug 18


Kamis, 16-08-2018 : 10:48:05
Waktu Tunggu Keberangkatran Haji Memakan Waktu Lama

KUALA KAPUAS – Keinginan masyarakat Kabupaten Kapuas untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi. Hal itu dapat dilihat dari daftar tunggu calon jemaah haji yang ada di Kantor ... Read More

Kamis, 16-08-2018 : 09:57:04
Sopir Luka Serius, Kernel Tumpah di Jalan

SAMPIT-Truk bermuatan kernel mengalami insiden tak terduga ketika melintas di Jalan Tjilik Riwut Km 02, Selasa (14/8). Tepatnya terlibat tabrakan dengan sebuah mobil Honda CRV yang hendak berputar ... Read More

Kamis, 16-08-2018 : 09:50:12
Legislator Ini Kunjungi Jamaah Haji Kalteng, Ini Pesan-Pesnnya

PANGKALAN BUN-Anggota DPD RI utusan Kalteng, H Muhammad Rakhman Ebol menyempatkan diri bertemu dengan jamaah haji Kalteng di Makkah. Banyak hal yang disampaikan oleh ratusan jamaah, salah satunya t ... Read More

Kamis, 16-08-2018 : 09:18:05
Desa Panaen Dicanangkan Jadi Kampung Merah Putih

MUARA TEWEH-Desa Panaen Kecamatan Teweh Baru Barito Utara dipilih sebagai kampung merah putih yang dicanangkan Polres Batara, Senin (13/8). Pencanangan dilakukan Kapolres Batara AK ... Read More