Minggu, Tanggal 13-05-2018, jam 03:38:32

Lagi-lagi Sabu Disuplai dari Amuntai

Lagi-lagi Sabu Disuplai dari Amuntai
Dua pengedar sabu, Haris Fadillah dan AM ketika digiring anggota Satresnarkoba untuk menjalani pemeriksaan

TAMIANG LAYANG–Posisi geografis Kabupaten Barito Timur yang berada di daerah perlintasan dan perbatasan antar Provinsi Kalteng dan Kalsel, menjadi sasaran empuk bagi para pengedar narkoba. Pengungkapan jaringan bisnis haram tersebut, selama ini selalu putus atau tidak disertai pengungkapan ke arah yang lebih besar atau pemasok utama.

Alasannya, karena rata-rata bisnis haram tersebut dipasok dari kabupaten tetangga atau lintas provinsi dari Kalimantan Selatan (Kalsel).

Seperti, pengungkapan terakhir kepada dua kurir, Haris Fadillah (40) dan AM (17), Kamis (10/5). Sopir dan remaja tersebut menjadi pengedar dan mengakui bahwa barang haram yang diperoleh dari Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Kalsel.

Kapolres Bartim AKBP Wahid Kurniawan melalui Kasatresnarkoba AKP Dhani S menyebutkan, kedua pengedar tersebut merupakan satu jaringan. Sabu-sabu diambil sang sopir yang didapat dari Amuntai.

"Sopir Haris yang memasok dan diakui membeli dari Amuntai," sebut Dhani, kepada Kalteng Pos, Sabtu (12/5).

Diakui Dhani, peredaran narkotika golongan satu di wilayah setempat sudah semakin mengkhawatirkan. Dari sejumlah pengungkapan terakhir barang haram tersebut rata-rata berasal dari wilayah kabupaten tetangga Provinsi Kalsel.

Kabupaten Bartim menjadi sasaran dari peredaran lantaran kawasan lintas perbatasan yang juga berhubungan dengan wilayah DAS Barito lain.

Sebelumnya, Haris Fadillah (40) serta remaja berinisial AM (17), dibekuk jajaran Satresnarkoba Bartim di dua lokasi terpisah pada Kamis (10/5).

Awalnya, polisi menangkap AM di depan Musala Al Hikmah Ampah dengan barang bukti satu paket kecil sabu. Setelah dikembangkan, sabu tersebut diakui didapat dari Haris yang kemudian diamankan di kediaman wilayah Murung Baki Kecamatan Dusun Tengah. Dari tangan Haris, polisi mendapati dua plastik klip sisa sabu yang disembunyikan di dalam botol bedak bayi.(log/nto)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 16 Aug 18


Kamis, 16-08-2018 : 09:41:19
Ribut di SPBU, Dua Luka Tusuk Bersarang di Perut

SAMPIT-Antrean kendaraan di SPBU Jalan HM Arsyad, Desa Pelangsian, Kecamatan MB Ketapang yang semula berjalan normal mendadak gaduh, Rabu (15/8) siang. Bahkan seorang pria bernama Tambriani (43) ha ... Read More

Selasa, 14-08-2018 : 08:25:30
Anak Kelas 5 SD Hilang di Sungai Lamandau

NANGA BULIK - Seorang anak warga Desa Kujan, diduga tenggelam di Sungai Lamandau. Selasa sore (14/8).

Kejadian ini bermula saat korban bersama rekan-rekanya sedang mandi ... Read More

Selasa, 14-08-2018 : 05:57:55
Penjual Buah Ditemukan Tak Bernyawa di Penginapan

KUALA KURUN – Pemilik dan karyawan penginapan di Jalan Sangkurun, Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Selasa (14/8) siang geger. Pasalnya, seorang tamu ditemukan tak bernyawa d ... Read More

Selasa, 14-08-2018 : 10:22:54
Pembinaan Peternak Lokal Harus Ditingkatkan

PALANGKA RAYA – Pembinaan peternak lokal harus ditingkatkan. Hal itu bertujuan supaya peternak lokal bisa lebih mandiri dan berkembang. Sehingga, Kota Palangka Raya bisa meme ... Read More