Sabtu, Tanggal 09-06-2018, jam 11:39:07
Barsel

RSUD Jaraga Sasameh Buntok Kelola Sampah

Mulai B3 yang terdiri dari Medis Padat, Cair dan Benda Tajam
RSUD Jaraga Sasameh Buntok Kelola Sampah
Noorhalidah SKM

BUNTOK - Sampah B3 terdiri dari sampah medis padat dan cair, serta benda tajam. Demikian dikatakan Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok dr Leonardus P Lubis SpOG melalui Noorhalidah SKM Kepala Unit Humas kepada Kalteng Pos.

Melalui pers rilisnya Kepada Kalteng Pos, Kamis (7/6) mengatakan, terkait pengelolaan sampah medis padat dan cair serta benda tajam itu, pihak RSUD Jaraga Sasameh Buntok juga bekerjasama dengan pihak ke tiga yang sudah ada izin menyangkut pengelolaan serta pemusnahan dari Kementrian Lingkungan Hidup.

Wanita berkerudung itu juga mengklarifikasi terkait pengelolaan sampah dan limbah rumah sakit. Sebenarnya, kata dia, limbah cair rumah sakit diolah menggunakan mesin / Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Sehingga, lanjut dia, limbah yang dihasilkan atau dialirkan dari alat IPAL itu sudah tidak berbahaya.

“Salah satu indikatornya, yaitu dengan adanya kolam ikan dialiran akhir pengolahan limbah.   Sebelum dialirkan ke luar, dan jika terbukti ikan itu hidup, maka limbah yang kita hasilkan sudah tidak berbahaya dan terolah dengan baik,” terangnya panjang lebar.

Begitu pun dengan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), kata dia, yang mana terdiri dari sampah medis padat dan cair, benda tajam, dikelola dengan bekerjasama dengan pihak ke dengan kepakatan dibuatnya MOU. 

“Sementara sampah padat/ sampah rumah tangga (non medis) di distribusikan ke TPA,” ujar Noorhalidah didampingi Hidayatul Magfirah Kepala Instalasi Sanitasi RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

Dengan status rumah sakit terakreditasi, tambah dia, diharapkan masyarakat Barito Selatan tidak perlu jauh-jauh keluar kota Buntok untuk

mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Sebab pelayanan yang diberikan RSUD Jaraga Sasameh Buntok sudah memenuhi standar pelayanan, dengan dilengkapi berbagai sarana dan pra sarana dalam menunjang maksimalnya pelayanan,” ungkapnya. (ner/k/iha/CTK)


BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 24 Jun 18


Sabtu, 23-06-2018 : 11:12:30
Kesepian Ditinggal Pasangan? Coba Atasi dengan Cara Ini

Kesepian setelah kehilangan pasangan biasanya akan merasa jauh lebih baik bila menjadi sukarelawan. Hal itu seperti diungkap dalam penelitian&nb ... Read More

Sabtu, 23-06-2018 : 09:32:37
Hidup Mati Timnas Jerman

Striker  timnas Jerman, Mario Gomez, menilai dua laga sisa timnya di Grup F Piala Dunia 2018 merupakan pertandingan hidup mati.  Yang dimulai laga melawan Swedia Minggu (24/6) di ... Read More

Jum`at, 22-06-2018 : 03:02:36
Universitas Palangka Raya Harus Lebih Maju

PALANGKA RAYA - Universitas Palangka Raya (UPR) tidak lama lagi akan dipimpin  rektor baru periode 2018-2022, tinggal menunggu putaran terakhir yaitu suara menteri. Seperti di ... Read More

Kamis, 21-06-2018 : 11:04:54
Hadapi dan Obati, Hikmah Penting di Balik Sakitnya Patah Hati

PATAH hati tentu menyakitkan. Ada anekdot yang mengatakan lebih baik sakit gigi ketimbang sakit hati. Ketika berpisah dengan pa ... Read More