Sabtu, Tanggal 07-07-2018, jam 10:27:44

Hari Kedua Rakor Bahas Liam Topik

Share
 Hari Kedua Rakor Bahas Liam Topik
Kepala Bidang Statistik Produksi BPS Kalteng Gatot Rusdyanto S ST saat memaparkan data luas tanam, hasil panen padi, du dakan Rapat Koordinasi ATAP 2017 dan ARAM 1 2018, Jumat, (6/7).(DONY/KALTENG POS)

PALANGKA RAYA – Rapat Koordinasi Angka Tetap (ATAP) 2017 dan Angka Ramalan (ARAM) I 2018 Produksi Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikulturan dan Peternakan Kalteng, memasuki hari kedua, Jumat (6/7).  Ada lima topik yang dibahas mulai pagi sampai malam, oleh para peserta Rakor.

Diawali dengan pembahasan produksi padi ATAP 2017-ARAM 1 2018, pada pagi hari. Pembahasan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Produksi BPS Kalteng  Gatot Rusdyanto. Dilanjutkan topik kedua, yakni pembahasan produksi jagung, topik ketiga produksi kedelai, topic keempat produksi kacang tanah, dan topik kelima membahas produksi ubi kayu.

Rapa yang diselenggarakan oleh  Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kalteng ini diikuti oleh dinas tanaman pangan kabupaten dan kota serta BPS kabupaten dan kota. Narasumber dihadirkan dari BPS Kalteng. Rakor berlangsung tiga hari sejak Kamis (5/7) sampai dengan Sabtu (7/7).

Peserta rakor dari dinas tanaman pangan, BPS kabupaten menyampaikan data luas tanam, hasil produksi dari daerah masing-masing. Data-data dari masing-masing kabupaten yang masih ada perbedaan ini akan dirumuskan dan divalidasi bersama.

Setelah mendengar masih ada perbedaan data di setiap kabupaten, kota dengan data yang BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Gatot Rusdyanto berpendapat hasil data produksi memang ada yang dikerjakan oleh BPS bersama dengan dinas dan ada juga oleh dinas sendiri.

Saat ditanyakan bagaimana cara perumusan agar data yang ada di Dinas maupun BPS kabupaten kota dan dinas ataupun BPS Provinsi nantinya bisa menjadi valid, Gatot Rusdyanto luas tanah dan luas panen dilaporkan setiap bulan oleh dinas kabupaten kota kepada BPS dan BPS merekap data tersebut.

“Caranya selama ini luas tanah dan luas panen dilaporkan setiap bulan oleh dinas kabupaten kota. BPS merekap dari mereka.  ,elas Gatot.

“Saya atas nama BPS Provinsi berharap untuk semuanya adalah konsolidasi data itu, kemudian data yang dilaporkan harus sesuai dengan fakta yang ada dilapangan, jadi data sudah terkonfirmasi di kabupaten dilaporkan ke provinsi sudah betul-betul sesuai dengan fakta dilapangan, tidak dikarang dan tidak asal tulis,” tutupnya.(don*/iha/CTK)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 23 Sep 18


Jum`at, 21-09-2018 : 12:51:57
Al-Zahra Tour dan Travel Palangka Raya Dibuka

PALANGKA RAYA - Al-Zahra Tour dan Travel cabang Palangka Raya, akhirnya resmi dibuka, Kamis (20/9). Saat itu, yang hadir selain Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ul ... Read More

Jum`at, 21-09-2018 : 12:37:31
Kawal dan Optimalkan Alokasi Pupuk Bersubsidi

PALANGKA RAYA-Pemprov Kalteng meminta, seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten dan kota, supaya mengawal dan mengoptimalkan alokasi pupuk bersubsidi.

“Pengawala ... Read More

Jum`at, 21-09-2018 : 12:33:11
Waspada Terhadap Penyakit Hewan Menular

PALANGKA RAYA - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kalteng, melaksanakan rapat koordinasi kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat.

Kegiatan yang ... Read More

Senin, 17-09-2018 : 01:10:23
Jarang Digoyang Suami, Akhirnya Goyang Bareng Sopir

Selalu ditinggal Donwori ke luar kota, Sephia merasa kesepian. Ada saat-saat Sephia ingin bercengkrama dengan suaminya, namun Donwori tak ada di sisi.

Hingga akhirny ... Read More