Kamis, Tanggal 12-07-2018, jam 10:30:02
DPRD Kota

Disdukcapil Diminta untuk Data Ulang Warga Palangka Raya

Share
 Disdukcapil Diminta untuk Data Ulang Warga Palangka Raya
Riduanto

PALANGKA RAYA - Menghadapi pemilihan calon legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menginginkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Palangka Raya untuk kembali mendata ulang warga Kota Cantik (julukan bagi Palangka Raya, red).

Anggota DPRD Palangka Raya Riduanto mengatakan pendataan itu juga harus dilakukan dengan benar. Hal itu berkaca dari penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) banyak data yang tidak valid. “Ada orang yang memang sudah meninggal namun masih terdata dan ada juga yang berhak mencoblos namun, tidak mendapatkan hak sebagai mencoblos,” ujarnya, Kepada Kalteng Pos Rabu (11/7).

Ditambah lagi, kata Riduanto, pendataan itu memang harus dilakukan karena umur seseorang pasti akan bertambah. Artinya, ada warga yang akan berusia 17 tahun dan wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bukan itu saja, ada warga yang meninggal sehingga data perlu dicek lagi.

Politikus dari praksi PDI-P ini mengatakan, jika data tidak segera diperbaiki, maka akan berdampak yang kurang bagus untuk pemilihan yang akan datang. Bisa dilihat sendiri, ujar Riduanto, masih banyak masyarakat yang tidak mencoblos, karena tidak mendapatkan surat undangan untuk mencoblos.

Untuk masalah pemilihan ini, bukan hanya Disdukcapil saja yang harus benar-benar mendata penduduk. Dikatakan Riduanto, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga harus melakukan pendataan ulang, jika sudah mendapatkan data dari pihak Disdukcapil.

“Saya berharap untuk masalah Pilpres dan Caleg pada tahun 2019, bisa berjalan dengan sukses dan berjalan dengan lancar. Kasus yang ada di Pilkada tahun ini, yang menuai masalah di salah satu TPS, semoga tidak terulang lagi,” terangnya.

Untuk diketahui, pihak komisi A terus melakukan pemantauan untuk masalah pendataan kependudukan ini, agar kedepannya tidak terjadi masalah. (idu/ila/iha/CTK)

BERITA Terkait
Berita terkini Kalteng Pos Online 25 Sep 18


Senin, 24-09-2018 : 11:16:15
Jangan Kebablasan Mengelola Keuangan

PALANGKA RAYA-Lonjakan mata uang dolar terhadap rupiah juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat.Pasalnya, saat ini banyak bahan makanan yang dikirim dari luar negeri harganya menjadi naik de ... Read More

Jum`at, 21-09-2018 : 11:19:35
Dewan Apresiasi KPK Kenalkan Aplikasi E-LHKPN

PALANGKA RAYA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) memberikan sosialisasi tentang peraturan KPK nomor 7 tahun 2016. Pada kesempatan itu, KPK juga memb ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 10:26:34
Dewan Harapkan Petani Ikan Bisa Mendapatkan Perhatian Pemerintah

PALANGKA RAYA - Wakil Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palangka Raya Sugianor menilai pembudidayaan ikan keramba dan kolam masih memiliki prospek bagus untuk di ... Read More

Kamis, 20-09-2018 : 10:21:02
Keberadaan APILL Sering Jadi Keluhan

PALANGKA RAYA - Keberadaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Palangka Raya sering menjadi keluhan. Sayangnya, untuk perbaikan terkadang lambat dilakukan. Salah satu fakto ... Read More